Ikatan Alumni India hadiri “The Indian Alumni Day” di Ritz Carlton Hotel, Jakarta

 

Para alumni India yang tergabung dalam Ikatan Alumni India (IAI) hadiri acara The Indian Alumni Day yang diselenggarakan oleh Kedutaan Besar India di Indonesia pada tanggal 25 Maret 2018. Acara yang diselenggarakan di Ritz Carlton Hotel, Jakarta tersebut dihadiri puluhan alumni India dari berbagai perguruan tinggi baik negeri maupun swasta di India. Para alumni yang hadir merupakan lulusan India baik self finance maupun lulusan dari berbagai skema beasiswa seperti ICCR, ITEC, dan skema beasiswa lainnya.

Dengan mengusung tema “Possibilities in the Education Sector of Indonesia – India as a Guiding Force”, acara The Indian Alumni Day ditujukan untuk meningkatkan kerjasama antara India-Indonesia dalam sektor pendidikan, ekonomi, dan teknologi.

Acara tersebut dihadiri dan dibuka secara langsung oleh Duta Besar India untuk Indonesia, Shri Pradeep K Rawat. Dalam sambutannya beliau menyampaikan pentingnya hubungan bilateral antara kedua negara diberbagai sektor, terutama dalam sektor pendidikan. Degan adanya Ikatan Alumni india serta pertemuan alumni India dalam The Indian Alumni Day, beliau berharap hubungan erat antara India-Indonesia yang telah terjalin lama dapat ditingkatkan dan dikembangkan untuk kepentingan kedua belah pihak. Mengingat India-Indonesia memiliki rentetan hubungan sejarah yang panjang serta memiliki berbagai kesamaan seperti kesamaan sejarah, budaya, adat istiadat, kepercayaan dan ekonomi, maka diskusi mengenai berbagai permasalahan tentu sangatlah diperlukan. Untuk itu, The Indian Alumni Day hadir untuk memfasilitasi diskusi tersebut dengan menyajikan berbagai panel diskusi yang mengangkat isu-isu penting mengenai hubungan bilateral India-Indonesia dalam sektor pendidikan, pertahanan, ekonomi dan teknologi. Turut hadir pula bapak Kolonel Candra Vijaya dan Bapak Kolonel Agus sebagai tamu Kehormatan. Dalam kesempatan tersebut Kolonel Wijaya menyempatkan berbagi pengalamannya yang luar biasa  sebagai seorang sarjana di NDC (National Defence College) di India.

Dalam acara tersebut, Ikatan Alumni India diwakili oleh Bapak M. Yunus Zulkifli sebagai ketua IAI berkesempatan untuk meluncurkan website resmi IAI yang dapat diakses di laman www.Indianalumni.com sebagai sarana interaksi social bagi para alumni India di seluruh Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, IAI juga berkesempatan untuk menyerahkan buku pertama hasil karya para Alumni India yang berjudul What’s Wrong with India? Kepada Duta Besar India untuk Indonesia. Peluncuran website dan buku hasil karya IAI tersebut merupakan wujud komitmen IAI untuk bersma-sama berdedikasi membangun bangsa Indonesia.

Ditulis oleh: Muhammad Edwin Elhamda, BA

Editor: Endang Sartika, MA

Ikatan Alumni India Turut Hadir dalam Acara “Sarasehan Nasional 2018” di Jakarta

Beberapa anggota Ikatan Alumni India turut hadir dan berpartisipasi dalam acara “Sarasehan Nasioal 2018” yang diadakan oleh PPI Dunia pada hari Sabtu, 10 Maret 2018 di Plaza Kemendikbud Jakarta dalam rangka memperingati momen 1 dekade masa bakti PPI Dunia. Acara tersebut diadakan dengan tujuan untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah-swasta-pemuda dalam menghimpun gagasan pembangunan untuk mendukung visi Indonesia Emas 2045. Selain itu, acara tersebut juga menjadi ajang networking serta pertemuan para alumni anggota PPI Dunia.

Dengan mengusung tema “Cendekiawan dalam Pembangunan Menuju 2045”, Sarasehan Nasional tersebut dibuka secara resmi oleh Gubernur DKI. Jakarta, H. Anies Baswedan, Ph.D. Acara tersebut menggabungkan beberapa event penting diantaranya yaitu Seminar, Booth Expo beasiswa dan PPI Negara, serta malam ramah tamah PPI Dunia. Dr. Hilmar Farid, Direktur Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI juga tururt hadir dalam acara tersebut untuk menyampaikan keynote speech. Dalam sambutannya beliau mendorong para pelajar Indonesia untuk mampu bersaing di dalam maupun di luar negeri dengan menjadi pembelajar yang aktif dan kreatif.
Hadir pula beberapa tokoh penting sebagai panelis dalam panel diskusi yang terbagi menjadi beberapa panel dikusi yaitu Pendidikan, Sosial dan Budaya; Infrastruktur; Ekonomi dan Kesehatan. Para panelis tersebut diantaranya adalah Dr. Dino Pati Djalal, Wakil Menteri Luar Negeri ke-5 periode Juli-Oktober 2014; Founder dan CEO PT Selasar Indonesia Miftah Nur Sabri, wartawan dan presenter senior Andy F. Noya, Ir. Suharti, MA., Ph.D Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri, Kemdikbud RI; Pan Mohamad Faiz, Ph.D koordinator PPI Dunia periode 2013/2014, Danang Rizki Ginanjar.,S.T.,M.BA, Radyum Ikono, B.Eng., M.Eng pendiri Sahabat Beasiswa sebagai, Ir. Rezeki Peranginangin selaku Kepala Pusat Kajian dan Penerapan Teknologi, Kementerian PUPR, Drs. Astera P.Bhakti, M.Tax selaku Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan, Kemeterian Keuangan RI, dan Ahmad Almaududy Amri, Ph.D coordinator PPI Dunia 2015/2016, Prof. Dr.dr. Bambang Suprayitno, Sp.A, selaku Ketua Konsil Kedokteran Indonesia, Prof. Dr.Ilham Oetama Marsis, Sp.OG Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia serta Dr.Steven Guntur selaku koordinator PPI Dunia 2015/2016.
Alumni India yang tergabung dalam Ikatan Alumni India juga turut hadir meramaikan acara tersebut. Ketua PPI India periode 2006/2007 bapak Pan Mohamad Faiz, Ph.D yang juga pernah menjabat sebagai koordinator PPI Dunia periode 2013/2014 juga turut hadir menjadi salah satu panelis dalam panel diskusi tentang Pendidikan, Sosial dan Budaya. Beliau menyampaikan “Peran Generasi Muda dalam Menyongsong Pembangunan Indonesia Emas 2045”. Beliau berpendapat bahwa pemuda adalah harapan bangsa, kader estafet pembangunan bangsa dan pendidikan adalah salah satu kunci jawaban yang harus diperbaiki dalam menyiapakan generasi Indonesia Emas 2045. Beliau juga menyarankan bahwa pemuda haruslah menjadi pemuda yang aktif berorganisasi, membangun relasi dan menciptakan solusi. Dalam kesempatan tersebut beliau dan beberapa alumni India seperti Ketua PPI India periode 2007/2008 Bang Zulkhan Indra Putra, Muhammad Edwin Elhamda, Muhammad Arif Ridho,

Maulana Haris, Bang Kamal, dan Rosie Diana dari Aligarh Muslim University juga menyambangi stand booth PPI India. Stand booth PPI India mendadak menjadi wadah nostalgia para alumni India. Berbagai pengalaman, cerita dan hal menarik selama menempuh pendidikan di India menjadi topik hangat pembicaraan kami.
Dalam acara Malam Ramah Tamah PPI Dunia, nampak hadir beberapa alumni dari berbagai PPI Negara. Alumni PPI India pun turut hadir dalam malam keakraban alumni PPI Dunia. Dalam acara tersebut sejarah berdirinya PPI Dunia serta sepak terjangnya dijelaskan oleh koordinator PPI Dunia secara estafet mulai dari Febry H. J Dien koordinator PPI Dunia 2010/2012, Zulham Effendi 2012/2013, Pan Mohamad Faiz 2013/2014, Ahmad Almaududy Amri 2014/2015, Steven Guntur 2015/2016, Intan Irani 2016/2017 dan diakhiri oleh koordinator PPI Dunia saat ini periode 2017/2018 Pandu Utama Manggala.

Ditulis oleh:
Endang Sartika, MA
Alumni of Mangalore University, India